Peringati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Natuna di Pantai Piwang, Inspektorat Daerah Pertegas Komitmen Pengawalan Akuntabilitas Pembangunan Wilayah Perbatasan

Bagikan:

Peringati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Natuna di Pantai Piwang, Inspektorat Daerah Pertegas Komitmen Pengawalan Akuntabilitas Pembangunan Wilayah Perbatasan

Peringati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Natuna di Pantai Piwang, Inspektorat Daerah Pertegas Komitmen Pengawalan Akuntabilitas Pembangunan Wilayah Perbatasan
Dokumentasi Lapangan: Upacara peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Natuna di Alun-Alun Pantai Piwang Ranai dengan tema ‘Arif Melangkah Berjaya Tuah’ berlangsung khidmat dan tertib.

DOKUMEN PENGAWASAN & SPT RESMI
Nomor Penugasan APIP
Surat Penugasan Pengawasan Inspektur No. 700.1.1/204/INSP/X/2026
Dasar Hukum Kegiatan
UU No. 53 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Natuna (Lembaran Negara RI)
Unit Kerja Pengawas
Sekretariat & Seluruh Inspektur Pembantu (Irban I s.d. Irban IV / Investigasi)
Lokasi & Momentum
Alun-Alun Pantai Piwang Ranai β€’ Upacara Hari Jadi ke-27 Kabupaten Natuna
Fokus & Sasaran APIP
Pengawalan Akuntabilitas Pembangunan Perbatasan, Pengawasan Realisasi APBD Akhir Tahun

RANAI, INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN NATUNA – Nuansa khidmat dan kebanggaan menyelimuti Alun-Alun Pantai Piwang, Ranai, saat ribuan peserta memadati upacara peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Natuna pada Senin pagi (12/10/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Natuna Hj. Cen Sui Lan memimpin langsung jalannya upacara yang dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal TNI/Polri, tokoh pendiri kabupaten, tokoh adat Melayu, serta ASN dari seluruh perangkat daerah se-Kabupaten Natuna.

Tahun 2026 menandai perjalanan 27 tahun Kabupaten Natuna sejak dimekarkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 53 Tahun 1999. Peringatan tahun ini mengusung tema agung “Teruskan Pembangunan, Perkuat Kebersamaan, Budaya Terjaga Natuna Berjaya” dengan tagline resmi “Arif Melangkah Berjaya Tuah”. Makna tema ini mencerminkan tekad bersama dalam menjaga kesinambungan pembangunan fisik dan kualitas sumber daya manusia di wilayah kepulauan perbatasan, sembari tetap melestarikan kearifan lokal dan nilai-nilai luhur Melayu.

Dalam amanatnya, Bupati Cen Sui Lan memaparkan berbagai lompatan kemajuan pembangunan yang diraih Pemkab Natuna, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka stunting secara terpadu, konektivitas antarpulau, hingga keberhasilan mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Bupati mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut menuntut integritas, soliditas, dan disiplin tinggi dari seluruh aparatur sipil negara.

Hadir langsung mengikuti rangkaian upacara di panggung kehormatan, Inspektur Daerah Kabupaten Natuna, Robertus L.S., S.H., M.H., CTIA, CGCAE, CTFAIA, menyampaikan refleksi penting bagi jajaran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Robertus menegaskan bahwa bertambahnya usia Kabupaten Natuna menjadi pengingat agar peran pengawasan internal terus hadir memberikan solusi dan menjaga integritas birokrasi perbatasan.

Komitmen reformasi birokrasi dan Zona Integritas APIP Inspektorat Natuna dalam mengawal akuntabilitas keuangan di wilayah perbatasan NKRI.
Komitmen reformasi birokrasi dan Zona Integritas APIP Inspektorat Natuna dalam mengawal akuntabilitas keuangan di wilayah perbatasan NKRI.

“Memasuki usia ke-27 tahun, Kabupaten Natuna membuktikan bahwa batas terluar nusantara mampu mengelola pemerintahan secara modern dan akuntabel. APIP berkomitmen mengawal setiap rupiah belanja daerah agar efektif menyentuh kebutuhan masyarakat kepulauan dan berdaya saing tinggi.”

Robertus L.S., S.H., M.H., CTIA, CGCAE, CTFAIA
Inspektur Daerah Kabupaten Natuna

“Peringatan Hari Jadi ke-27 ini menjadi momentum krusial bagi APIP Inspektorat Daerah untuk mempertegas komitmen pengawalan pembangunan berkelanjutan. Sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbatasan langsung dengan perairan internasional di Laut Natuna Utara, akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah dan transfer pusat harus terjaga secara transparan, tepat sasaran, dan bebas dari korupsi,” ujar Robertus di Alun-Alun Pantai Piwang.

Robertus menambahkan, Inspektorat Natuna kini terus memperkuat pengawasan modern berbasis risiko (risk-based audit). Pengawalan dilakukan menyeluruh, mulai dari kepatuhan pelayanan dasar masyarakat (SPM), pemenuhan indikator pencegahan korupsi MCP KPK, tata kelola keuangan desa, hingga digitalisasi layanan pengawasan untuk memudahkan ASN dan masyarakat.

Upacara HUT ke-27 Natuna juga dimeriahkan dengan pagelaran tari kolosal Melayu persembahan putra-putri daerah, penyerahan penghargaan kepada tokoh berprestasi, dan pameran ekonomi kreatif pesisir. Inspektorat Daerah mengajak seluruh masyarakat Natuna untuk terus berpartisipasi aktif mengawasi jalannya roda pemerintahan melalui kanal pengaduan resmi SP4N-LAPOR! dan WBS APIP di nomor WhatsApp 0811-7711-2026.

Poin Kunci Pengawasan & Rekomendasi APIP

  • Peringatan HUT ke-27 menjadi momentum penguatan akuntabilitas fiskal dan tata kelola pemerintahan daerah kepulauan.
  • Inspektorat Natuna memfokuskan pengawasan pada ketepatan sasaran belanja program strategis daerah di sisa kuartal IV tahun 2026.
  • Penerapan pengawasan berbasis risiko dipadukan dengan mitigasi kendala geografis antarpulau.

Klinik Konsultasi & Pengaduan WBS APIP

Inspektorat Daerah membuka pendampingan tata kelola dan pengaduan penyimpangan secara terpadu, profesional, dan terjamin kerahasiaannya.

Lambang Daerah Kabupaten Natuna

Tim Publikasi & Komunikasi Pengawasan (Humas APIP)

Inspektorat Daerah Kabupaten Natuna β€’ Jl. Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai, Kepulauan Riau

Mewujudkan Pengawasan Adaptif, Berintegritas, Menuju Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Akuntabel dan Bebas Korupsi.

Bagikan Informasi Ini: